Mengenali Tips dan Trik Merawat Mobil Honda

Mengenali Tips dan Trik Merawat Mobil Honda


Keyword: ''Apakah Matic jenis CVT perlu di kuras?, Kaki-kaki berbunyi gluduk-gluduk saat lewat jalan rusak, Oli mesin yang tepat apa, Oli Matic yang cocok apa?, Lampu atau Headlamp mengembun, Lampu check engine menyala, Mobil bergetar saat melakukan pengereman?, Mobil bergetar saat mundur, AC kurang dingin''


Apakah Matic jenis CVT perlu di kuras: Memang, walaupun matic CVT tidak memiliki Torque Converter seperti layaknya matic konvensional yang mana Torque Converter pada matic konvensional biasanya terdapat banyak sisa oli yang terjebak walau oli matic sudah dibuang. Pada transmisi CVT Honda memang tidak ada torque converter sehingga tidak ada oli matic dalam jumlah banyak yang terjebak saat penggantian oli. Tetapi tetap perlu pengurasan karena masih ada beberapa komponen yang menampung oli dan tidak keluar pada saat penggantian oli dan oli dikeluarkan lewat lubang tap, misalnya sisa oli di oil cooler dan selangnya. Dengan menguras oli matic bisa dipastikan seluruh tetes oli di dalam transmisi tergantikan dengan pelumas yang baru. Soalnya menguras oli matic dilakukan dengan mesin hidup, sehingga seluruh oli matic bersirkulasi, nah saat oli matic berputar inilah ada jalur oli yang dibypass untuk mengeluarkan oli lama dan memasukan oli baru. Efeknya oli baru akan masuk dan mendorong semua oli lama keluar sampai habis. 

Kaki-kaki berbunyi gluduk-gluduk saat lewat jalan rusak : Faktor paling dominan adalah coba di cek Support Shockbreaker depan, letaknya ada 2 di dalam ruang mesin kiri kanan. Biasanya karena faktor keausan yang membuat komponen dari karet ini menjadi retak atau bahkan pecah dan kehilangan kemampuan peredaman nya. Faktor kedua adalah coba di cek lower arm atau lengan ayun, lengan ayun ini didesain ringkas menyatu dengan bushing arm dan ball joint, komponen ini sering aus karena karet-karetnya telah pecah seiring pemakaian, ini yang bisa menghasilkan suara orkes yang cukup keras di kaki-kaki mobil terutatama saat melewati jalan rusak. Faktor ketiga coba cek juga part seperti rack steer, di batang setir terdapat cross joint yang dapat oblak dan berbunyi ketika melewati jalan rusak. Hal yang terakhir ini yang kadang luput dari perhatian sehingga usaha menghilangkan bunyi-bunyian di kaki-kaki mobil menjadi salah sasaran. 

Oli mesin yang tepat apa: Gunakan Oli dengan SAE 10W/40, kurang cocok menggunakan oli dengan kekentalan SAE 20W/50, karena Honda City termasuk mobil dengan kerenggangan yang cukup rapat antar komponen. 

Oli Matic yang cocok apa: Sistem Matic jenis CVT, selalu gunakan oli matic CVTF Honda, jangan gunakan merk ENEOS, walau diperuntukan untuk CVT tapi menurut sumber ENEOS memiliki kandungan aditif yang lebih kasar sehingga tidak cocok dengan karakteristik transmisi matic jenis CVT. Dan dilarang keras menggunakan oli Matic jenis ATF. Apalagi minyak goreng gan, jangan, kasian nyokap ente ntar keabisan minyak.

Kenapa ada suara mendengung saat mobil melaju cukup kencang Kemungkinan terbesar dari masalah ini adalah komponen laher atau bearing yang sudah minta pensiun gan 

Lampu atau Headlamp mengembun: Ini adalah salah satu penyakit HC GD8 gan, coba periksa seal-seal antara mika lampu dengan reflector, ini yang kerap menjadi sumber masuknya air. Berikan sealant lagi di seal-seal tersebut. Jangan lupa juga periksa lubang hawa yang di dekat dudukan bohlam, ini juga bisa menjadi celah masuknya air saat hujan atau mencuci mobil. 

Lampu check engine menyala: Lampu check engine menyala, memang menandakan ada sesuatu yang bermasalah pada komponen mobil, tapi ngga perlu khawatir karena ini tidak selalu menandakan sesuatu yang fatal, terkadang ini terjadi hanya karena ada socket sensor yang kendur atau terlepas, untuk memastikannya bisa dengan menggunakan engine scanner yang biayanya ngga mahal kok gan 

Saat pindah gigi pada matic terdengar suara jedug dan agak kasar: Coba cek kapan terakhir kali melakukan penggantian oli trasmisi, oli matic jenis CVT sesuai rekomendasi beberapa pakar, harus diganti tiap 20.000 km, bahkan untuk memperpanjang usia pemakaian transmisi, oli dapat diganti tiap 10.000 km dan di kuras setiap 20.000 km. 

Rpm drop saat masuk gigi terutama saat AC dalam keadaan On: Ini bisa dipastikan adalah IACV (Idle Air Control Valve) sudah mulai kotor. Untuk mengatasinya cukup bersihkan IACV menggunakan Carb Cleaner, dengan cara melepasnya terlebih dahulu dari posisinya yang berada di sisi dekat aki, setelah bersih dapat dipasang kembali. Seandainya gejala tersebut belum hilang, dapat dipastikan IACV nya harus di lem kuning alias di lempar tuku maning gan 

Mobil bergetar saat melakukan pengereman: Ini adalah salah satu gejala dari piringan rem yang permukaannya sudah mulai tidak rata dan harus dibubut ulang. Namun demikian juga jangan langsung memvonis, bisa dengan terlebih dahulu melakukan pengecekan pada peranti penghenti laju tersebut seperti kampas rem dan kaliper rem apakah ada yang kurang tepat dudukan atau pemasangannya. 

Mobil bergetar di rpm rendah tapi hilang saat rpm mulai tinggi: Ini adalah salah satu gejala dari engine mounting yang sudah minta pensiun gan Terdapat 3 buah engine mounting pada HC GD8, satu dikiri didekat aki, satu dibagian kanan letaknya agak dibawah dan satu lagi di belakang dengan girboks. Diantara 3 E- Mount ini, yang kiri dan kanan lah yang lebih sering jajan. Engine mounting ini tidak bisa diperbaiki, karena ini adalah komponen dari karet kuat yang menempel pada besi yang berfungsi sebagai penopang mesin. Apabila karet-karet di engine mounting tersebut sudah getas ataupun pecah, salah satu gejalanya adalah mesin yang bergetar dan kalau udah parah bisa sampai dashboard dalam kabin semua bergetar 

Mobil bergetar saat akselerasi dengan cepat tapi tidak terlalu bergetar saat akselerasi dengan halus: Ini gejala awal dari engine mounting yang sudah pecah. Pada saat akselerasi dengan cepat dan spontan, maka mesin mobil akan mengalami efek getar yang kuat dan mengakibatkan getar di mesin yang terasa hingga ke ujung kaki injakan gas, sementara saat berakselerasi dengan halus, karena ini masih gejala awal dari engine mounting maka sebagian karet-karet di engine mounting masih dapat menopang getaran mesin dan tidak sampai mengakibatkan mesin bergetar. 

Mobil bergetar saat mundur: Terkadang getaran mesin lebih terasa saat mobil mundur, adalah salah satu gejala karet engine mounting rusak di bagian depan sementara karet engine mounting di bagian belakang masih cukup kuat menopang bobot mesin. Namun demikian secara garis besar, kita juga harus peka membedakan getaran-getaran tersebut karena ada getaran yang ternyata bersumber dari transmisi atau kopling yang bermasalah. 

AC kurang dingin: Kalau bicara komponen AC, terdapat banyak komponen yang saling berkaitan. Kondisi kurang dingin, faktor terbesar adalah karena berkurangnya Freon akibat kebocoran, pengisian atau penambahan Freon memang cukup bisa mengatasi hal ini tapi akan kembali menjadi kurang dingin seiring dengan berkurangnya kembali Freon karena kebocoran. Karena komponen AC sangat banyak mulai dari kompresor, kondensor, Dryer, Katup expansi, Evaporator, magnet clutch, blower, Fan AC dan selang-selang. Perlu pemeriksaan yang menyeluruh terhadap komponen AC.

AYO BERAMAL GABUNG FOLLOWER

Popular Posts